Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan Pmbekalan KKN Tematik 1443 H UNIDA Gontor. Acara ini dilaksanakan pada Hari/Tanggal Jum’at, 7 Januari 2022 dilaksanakan setiap tahunnya dengan beberapa tujuan. Acara ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pengabdian Masyarakat Al Ustadz Riza Ashari, M.Pd.I, Staf Pusat Pengabdian Masyarakat, seluruh Mahasiswa khususnya semester 6 Universitas Darussalam Gontor, serta pemateri yang sangat menarik

Acara ini diselenggarakan Universitas Darussalam Gontor bertujuan agar KKN gontor dan UNIDA akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Dalam Surat Al-‘Ashr ciri seorang beriman adalah keluar darinya amal sholeh, akan tetapi amal sholeh yang dilakukan secara sendiri itu berat sehingga dalam ayat selanjutnya  tawa showbil haq wa tawa shoubi shobr sehingga amal sholeh dilakukan dengan kerja bersama, setiap individu saling melengkapi kekurangan individu lain dalam kelompoknya, maka dalam kerja bersama tantangannya adalah bagaimana menyatukan semua individu dalam kelompok, setiap ego harus disatukan.

Menurut Al Ustadz Khoirul Umam, M.Ec. beliau mengatakan bahwa Seorang muslim setiap gerak geriknya dilandaskan keimanan, seberapa iman akan terwujud dalam setiap gerak geriknya, iman akan terefleksikan dalam akhlak. Maka muslim harusnya dengan keimanannya setiap gerak geriknya adalah kebaikan, menyadari bahwa kapan pun dimana pun ada allah yang melihatnya, maka seorang yang menyadari akan hal itu ia akan berislam dalam tingkatan ihsan.

KKN juga tantangan bagaimana nama baik Kita, UNIDA dan Gontor dipertaruhkan, setiap kebaikan akan menjadi amal dan kesan baik, akan tetapi setiap kesalahan kita akan meninggalkan kesan buruk dimasyarakat, masyarakat tidak akan menyebut individu yang melakukan kesalahan akan tetapi masyarakat akan menyebut lembaga yang meninggalkan kesan buruk bagi mereka. Kunci kegiatan ini adalah perencanaan sebelum memulai, setiap kelompok merancang kegiatan dan proposal

Keberhasilan kalian dalam KKN dapat dilihat ketika kalian meninggalkan desa kalian, apakah kalian sudah meninggalkan cikal bakal keberkembangan di desa yang kalian tinggali, apakah masyarakat menangisis kalian atau mereka bahagia ketika mereka kita tinggalkan [Muh. Ridha]

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *